KARBOHIDRAT
Karbohidrat tersebar luas, baik dalam jaringan binatang, maupun dalam jaringantumbuh-tumbuhan. Pada tumbuh-tumbuhan hijau, karbohidrat dihasilkan melalui proses
fotosintesis yaitu:
Dalam tumbuh-tumbuhan karbohidrat mencakup selulose yang merupakan rangka tumbuh-tumbuhan serta pati dari sel tumbuh-tumbuhan. Pada sel-sel binatang, karbohidrat terdapat dalam bentuk glukosa dan glikogen yang berperan sebagai sumber energ yang penting. Karbihidrat dapat dioksidasi menjadi energi, misalnya glukosa dalam sel jaringan manusia dan binatang. Fermentasi karbohidrat oleh ragi atau mikroba lain dapat menghasilkan CO2, alkohol, asam organik dan zat-zat organik lainya. Dari reaksi yang terjadi dalam fotosintesis dapat dihitung energi yang dihasikan per gram karbohidrat, yaitu umumnya dari setiap molekul heksosa akan dihasilkan kalori sebanyak 675 Kcal. Dari pengukuran dengan menggunakan calorimeter, pembakaran sempurna 1 gram heksosa sedarhana menjadi CO2 dan H2O akan menghasilkan 675/180 = 3,75 Kcal. Karbohidrat merupakan sumber kalori utama bagi manusia. Hampir 80% dari kalori yang didapat oleh tubuh manusia terutama bangsa-bangsa di Asia Tenggara berasal dari karbohidrat. Walaupun jumlah kalori yang dihasilkan oleh 1 gram karbohidrat haya 4 kalori, namun bila dibanding dengan protein dan lemak, karbohidrat merupakan sumber kalori yang murah. Selain daripada itu ada beberapa golongan karbohidrat yang menghasilkan serat-serat yang berguna bagi pencernaan. Karbohidrat juga mempunyai peranan yang penting dalam menentukan karakteristik bahan makanan, misalnya dalam hal rasa, warna, tekstur dan lain-lain.Sumber karbohidart yang terutama adalah biji-bijian dan umbi-umbian. Misalnya kandungan pati dalam beras adalah 78, 3%, dalam jagung 72,4%, dalam singkong 34,7% serta dalam talas adalah 40%. Di Indonesia sumber karbohidrat yang merupakan makanan pokok diberbagai daerah yang terbanyak adalah beras dan jagung. Pada hewan, karbohidrat terdapat dalam bentuk glikogen yang disimpan dalam jaringan-jaringan otot dan sebagai cadangan dalam hati.
Terdapat tiga golongan utama karbohidrat yaitu monosakarida, oligosakarida, dan polisakarida ( kata “sakarida” diturunkan dari bahasa Yunani yang berarti gula). Berikut ini akan dijelaskan mengenai masing-masing golongan dari karbohidrat.
a. Monosakarida atau gula paling sederhana, terdiri dari hanya satu unit polihidroksi aldehida atau keton. Monosakarida tidak dapat dihidrolisis menjadi bentuk yang lebih sederhana lagi. Rumus umum monosakarida adalah: CnH2mOn (n = m atau m – 1). Gulagula sederhana ini dapat dibagi lagi menjadi triosa, tertrosa, pentose, heksosa, atau tergantung dari jumlah, atom karbon yang dimilikinya. Atau menjadi aldosa atau ketosa, tergantung pada gugus aktif yang terikat padanya apakah aldehida atau keton.
b. Oligosakarida (bahasa Yunani oligos, “sedikit”) terdiri dari rantai pendek unit
monosakarida yang digabungkan bersama-sama oleh ikatan kovalen. Oligisakarida
terbentuk dari 2 – 10 unit molekul monosakarida. Gul yang termasuk pada golongan ini
adalah: (1) disakarida, yaitu sakarida yang terbentuk dari 2 molekul monosakarida
seperti sukrosa (glufru), maltosa (glu-glu), latosa ( glu-gal), dan sebagainya, (2)
trisakarida, yaitu sakarida yang terbentuk dari 3 molekul monosakarida, seperti
rafinosa (gal-glu-fru), (3)tetrasakarida, yaitu sakarida yang terbentuk dari 4 molekul
monosakarida seperti stakiosa (gal-gul-glu- fru), dan (4) golongan lainnya.
c. Polisakarida adalah sakarida yang terebntuk lebih dari 10 molekul monosakarida
bahkan bisa mencapai ratusan atau ribuan unit monosakarida. Beberapa polisakarida,
seperti selulosa, mempunyai rantai linear, sedangkan yang lain, seperti glikogen,
mempunyai rantai bercabang. Polisakarida yang paling banyak dijumpai, pada dunia
tanaman, yaitu pati dan selulosa, terdiri dari unit berulang D-glukosa, tetapi senyawasenyawa
ini berbeda dalam hal cara unit D-glukosa dikaitkan satu dengan yang lain.
Nama semua monosakarida dan disakarida yang umum dikenal berakhir dengan
akhiran –osa.Yang termasuk golongan poli sakarida yaitu :
- Yang dapat dicerna: glikogen, pati dan dekstrin
- Yang dapat dicerna sebagian yaitu: inulin, mannosa
- Yang tidak dapat dicerna yaitu: selulosa dan hemiselulosa.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar